Cerita si Gendongan Bayi

08 June 2018 - Kategori Blog

Sekilas tentang sejarah gendongan bayi

Tahu kan benda yang satu ini? Yup.. gendongan. Punya baby pasti gak bisa lepas dari benda yang satu ini ya mom.. bayangin kalau gak ada gendongan? Rasa letih pasti lebih cepat terasa, karena menopang tubuh bayi dengan waktu yang lama bukan perkara mudah juga tentunya. Jadi bersyukur dengan kemajuan teknologi dan perkembangan zaman saat ini gendongan bayi sudah lebih beragam.

Oya mom, gendongan bayi ternyata ada makna tradisi dan budaya disetiap wilayah. Di Indonesia sendiri mempunyai gendongan motif batik yang dikenal dengan nama jarik. Jarik  ternyata mempunyai banyak manfaat lhoo mom, seperti bayi merasa lebih nyaman karena merasa dipeluk terbaik dari mommy. Selain itu gendongan jarik dapat menenangkan bayi dari tangisannya, membantunya tidur nyenyak, membantu perkembangan cara kerja pernafasan, dan banyak lagi.

Sumber foto : Lifestyle Okezone

Dari gendongan bayi manusia diajarkan mengenal cinta, bayi bersandar pada dada dan punggung mommy, kedekatan antara bayi dan mom dapat terjalin lebih intens melalui gendongan, bayi merasakan suhu tubuh dan wangi mommy, merasakan perlindungan, sedangkan untuk mommy menggendong bayi adalah posisi paling aman karena bayi sangat dekat dalam pelukan.

Gendongan memiliki makna kasih sayang antara bayi dan mommy, gendongan bayi juga memiliki makna budaya. Masing – masing wilayah mempunyai cara dan bentuk gendongan bayi yang berbeda – beda, hal ini berkaitan dengan pola asuh anak.

Gendongan selama ribuan tahun, di seluruh dunia, khususnya Asia telah menggunakan model gendongan sling atau wrap. Cina punya daya tarik yang erat berkaitan dengan budaya mereka dengan gendongan selendang, yang disebut Mei Tai. Mei Tai adalah sebuah kain berbentuk persegi, dengan tali pada masing – masing sudutnya. Mei Tai tidak populer di Amerika sampai abad awal 20 sampai akhirnya model gendongan selendang ini di adaptasi oleh beberapa produsen dengan tali diikat bukan diselip.

Gendongan tradisional lainnya adalah Podaegi dari Korea, yaitu kain berbentuk persegi panjang dengan talinya yang panjang. Bagian persegi panjangnya dililitkan ke tubuh mommy secara berlapis, kemudian dibungkuskan ke bagian bawah badan bayi, lalu diikat di bagian depan tubuh mommy, posisi bayi di bagian belakang, persis tas ransel tanpa sandaran, dengan demikian bayi merasa tetap hangat. Podaegi ini populer di Cina dan Jepang dengan inovasi seperti menambahkan sandaran kepala, alas kaki, dan lainnya.

Sumber foto : Pinterest

Di negeri Barat tren menggendong bayi di tahun 60an, Model selendang yang populer dilengkapi logam bulat yang disangkutkan pada selendang, hingga mudah mengatur posisinya, di bahu, pinggang. Selain model selendang, gendongan model ransel juga populer di negeri Barat, inspirasi model ini didapat dari mommy yang berada di Alaska, mereka menggendong bayinya di belakang punggungnya.

Mommy di Alaska. Sumber foto : Kaskus

Begitu besar makna gendongan pada manusia seolah menyadarkan nilai universal tentang manusia, “sejak tali pusar menopang sampai ke gendongan bayi” ungkapan dari Chi-Shan Chang sebagai kurator National Museum of Prehistory- Taiwan.

Sumber foto : Unsplash

 

MamaRist dan gendongan bayi

Seperti yang kita ketahui MamaRist adalah toko perlengkapan bayi dan ibu yang juga menyediakan gendongan dengan berbagai varian model, seperti model jarik yang lebih modern, motif yang lebih kekinian jadi tampak modern tapi tidak meninggalkan kesan tradisional.

Gendongan Hip Seat juga tersedia, tapi gendongan ini disarankan untuk baby yang sudah bisa duduk yaa… Ada juga gendongan model ransel yang ramah tulang, maksudnya ramah untuk tulang belakang yang menggendong baby, tetapi juga mempertahankan postur alami bayi, harga terjangkau dengan kualitas baik. Mau tanya – tanya dulu?? Boleh… 😊

 

Follow us :

Facebook : mamarist

Instagram : @mamarist_

Shopee : meloves75

WA : 081317647678

Line : @mamarist

www.mamarist.com

 

Sumber : Sarasvati – Makna budaya gendongan bayi

Kaskus – sejarah gendongan bayi

, , , , ,

 
Chat via Whatsapp